Agar Karir Cepat Meningkat Melesat

Bagi karyawan yang dianggap kurang mampu atau tidak berprestasi dan dipaksa/terpaksa mengundurkan diri, sebaiknya jangan menyerah, Anda hanya belum menemukan kolam yang cocok saja. Cerita ini juga bisa menjadi catatan introspeksi bagi para Atasan.

Si A dan si B adalah teman, umur sama, jenis kelamin sama, lulusan sekolah yang sama, berkarir dari bawah,pada divisi dan profesi yang sama dan sama-sama bekerja di PT Mapan, namun teryata nasib mereka tidak sama.

Si A promosi menjadi manager, namun si B masih sebagai staf biasa. Si B tidak puas dan mengajukan pengunduran diri dari perusahaan PT Mapan. Sebelum keluar dari perusahaan si B menanyakan kepada BigBos Mapan mengapa si A dipromosikan menjadi manajer sementara Dia tidak..?

BigBos Mapan:”Hmmm… Coba ingat-ingat, waktu itu aku menyuruhmu untuk mencari penjual semangka, kemudian apa yang kamu kerjakan..?”
Si B :”Saya langsung mencarinya pak.. dan saya melaporkan bahwa di jl. Ngagel ada penjual semangka..!”
BigBos Mapan:”Benar.. memang kamu telah mengerjakan tugas dengan baik.., tetapi waktu itu aku memberikan tugas lagi kepadamu untuk menyakan berapa harganya bukan..?”
Si B :”Saya waktu itu langsung berangkat lagi dan menayakannya kepada penjual berapa harganya dan langsung melaporkan kepada bapak..!”
BigBos Mapan :”Benar.. dan kemudian aku bertanya kepadamu, apakah harganya bisa ditawar..”
Si B :”Benar pak..!!”
BigBos Mapan :”dan setelah itu kamu bolak-balik sampai sepuluh kali benar..?”
Si B :”Benar pak..”
Continue reading

Advertisements

Perencanaan Penjualan Yang Baik Akan Meningkatkan Keberhasilan

Dengan cara membuat program instruksionalnya

Biasanya orang fokus pada startegi penjualan, tips trik saat menjual, cara bicara untuk para sales, dan seterusnya.. namun jarang yang membahas perencanaan penjualan. Padahal perencanaan penjualan ini penting karena perencanaan penjualan yang baik akan menyebabkan proses pelaksanaannya lebih efisien.

Perencanaan penjualan ini bisa dipandang dari berbagai sudut, bergantung masalah dan tujuannya. Post kali ini berisi perencanaan penjualan yang melibatkan angka-angka saja, jadi bukan pada sisdur, SDM, promo Aid dll.

Wuih.. ternyata ada filosofinya loh.. mampir ke Filosofi sebentar ya.. masak solusibisnismu.wordpress.com dari dulu cuma main di program instruksional saja.. Filosofi ini gunanya adalah untuk seluruh pijakan yang ada, kemudian dibuatkan visi misi, bisa subyektif dan obyektif, kemudian diturunkan lagi menjadi beberapa target-target yang lebih kecil, sehingga memudahkan untuk membuat program intruksionalnya. Langsung contoh saja ya..

Nih Filosofinya.. “Bila ada masalah besar, jadikan masalah itu menjadi kecil. Bila masalah itu sudah mengecil, jadikanlah masalah itu tiada ”

Salah satu Bos sebuah perusahaan meminta saya untuk membantunya agar bisa mencapai penjualan 2 M per bulan.. Wuih.. melihat angkanya ngeri ya..?
Continue reading

Sifat Yang Harus Dimiliki Seorang Pemimpin

Praktek cara memfasilitasi untuk memecahkan suatu masalah, melalui survey yang cepat dan brainstorming

Waktu itu saya masih baru saja (sebulan) dipromosikan menjadi manager. Pelatihan-pelatihan mengenai organisasi apalagi tentang leadership belum pernah saya dapatkan, karena itu Bos saya tidak memberikan tugas untuk mengajar tentang leadership, namun saya diberi tugas untuk mengajarkan stretegi bagaimana agar para leader yang hadir diforum ini bisa mencapai target penjualan pada semester ini, bersama timnya masing-masing, sedangkan materi Leadership dibawakan oleh teman saya yang lebih senior.

Tidak tahu mengapa, apakah saya ngomongnya ngelantur atau bagaimana.. tiba-tiba ada peserta yang menanyakan “Pak sifat-sifat apa saja yang harus dipunyai pemimpin..?”

Tentu saja saya tidak siap sama sekali.. Hmmm… mengapa orang ini tidak tanya ke teman saya yang membawakan materi leadership..? malah tanya ke saya..?, wah.. orang ini tanya beneran atau bohongan..? jangan-jangan mau nembak saya saja..! Kalau jawaban saya meleset reputasi jelek, kalau tidak saya jawab kesannya menghindar, itu kalau pikiran saya negatif, tapi saya harus berpikir positif.. mungkin orang ini benar-benar tidak tahu.., atau orang ini memberikan kesempatan kepada saya untuk menunjukkan bahwa saya bisa lebih baik dari teman yang akan membawakan materi leadership itu ha.. ha.. Terus terang dalam beberapa detik (mungkin 10 detik lebih) saya macet total.. bingung…!!
Continue reading

Memilih SPG Dan Membentuk Tim Yang Solid

Tantangannya adalah : semuanya dilakukan dalam waktu yang singkat..!

Postingan yang ke 2 dari 3, Oleh-Oleh dari pameran

Tiba-tiba saja, saya mendapatkan tugas untuk mengawal pameran ditiga tempat sekaligus dengan waktu yang bersamaan dan berhimpitan, dan persiapan yang sangat pendek.. 4 hari saja

SPG/B=Sales Promotion Girl/Boy

Agen-agen SPG/B, membagi SPG/B dalam berbagai tingkatan. Nah agen SPG yang saya kunjungi ini membaginya menjadi 3 saja :
1. SPG/B biasa : pendidikan biasa (rata2 SMA), tinggi badan, kulit dst ya biasa semua, tarif 8 jam start Rp 100 ribu
2. SPG/B super body : seperti SPG biasa, namun wuiih.. bodynya montong-montong semua, kulitnya putih bersih, rambutnya berkilau, sedangkan SPBnya badannya tegap atletis semua, start Rp 150 ribu.
3. SPG Pro : ini yang personalitynya baik.. kemampuan menjual baik.., menurut agen SPG ini bisa disetarakan dengan representative perusahaan, maksudnya begini, kalau SPG Pro ini melamar menjadi staf penjualan di perusahaan, kemungkinan diterima itu besar, buktinya banyak lulusan SPG Pro dari agen ini, menjadi karyawan tetap dibeberapa perusahaan,. start Rp 200 ribu

Yang membedakan tingkat-tingkatan SPG/B ini adalah : Continue reading

Cara Baru Menganalisa Keputusan

Sore itu ketika saya masih nyetir mobil di jalan A.yani yang karakternya padat namun cepat, ada panggilan HP masuk, sudah 3 kali ini masuk, telepon ini mestinya penting.., Hmm enaknya panggilan ini diterima apa enggak ya..? dalam kurun kurang dari 2 detik saya putuskan untuk menerima panggilan, meskipun menggunakan bluetooth ada resiko nabrak atau ditabrak bukan..?

Untuk sebuah keputusan yang sederhana mungkin kita tidak perlu memikirkan terlalu jauh, apakah tindakan atau ide yang kita putuskan sudah benar apa belum.. Namun pada kondisi tertentu kita menjadi bingung.. mau berbuat apa..? contohnya pacar yang sekarang ini enaknya diputus apa enggak ya.. ha.. ha.. (Uupss.. ini kan blog bisnis dan karir )

Ada beberapa tools untuk menganalisa sebuah keputusan mulai dari yang rumit.., seperi ini :

Cara Pertama
Konsep Dasar Pengambilan Keputusan
Manajemen membutuhkan informasi untuk setiap tingkatan manajeman. bla.. bla.. bla..
Kegiatan manajemen dalam organisasi dibagi menjadi 3 bagian :
1. Perencanaan strategic : adalah aktifitas yang dilakukan oleh manajemen atas, untuk evaluasi, penerapan tujuan organisasi termasuk menentukan strategi bla.. bla..
2. Bla.. bla.. bla..
Tipe Keputusan Manajeman Dibagi Dalam Tiga Tipe :
1. Keputusan terstruktur : bla.. bla.. bla
2. Bla.. bla.. bla..
Tahapan Pengambilan Keputusan..
1. Intelligence : Informasi dikumpulkan untuk melihat akar permasalahan
2. Design : Berbagai solusi alternatif  untuk memecahkan masalah.
3. Bla.. bla.. bla…

STOP.. STOP.. kalau mau model yang seperti ini silakan copas di blog sebelah saja.., kalau yang ada di solusibisnismu.wordpress.com cuma ada yang sederhana tidak rumit, langsung bisa dipakai.. apakah ini yang terbaik..? Ooo.. tentu bukan.. karena semua ilmu itu adalah saling melengkapi.. kebetulan teman-teman disini (para staf) juga tidak suka sesuatu yang sifatnya terlalu teoritis dan ruwet.. kata mereka “Pak.. kalau pakai cara yang ruwet seperti itu menyusunnya saja butuh waktu seminggu.. padahal keputusannya sudah harus diambil besok..”, Hmm.. padahal pendapat ini juga bisa salah bukan..?
Continue reading