Cara Cepat Mengembalikan Modal

INi LHO cerita rumah sakit yang saya janjikan..

Atau Cara Mengatur Modal Atau Cara Memanfaatkan Modal atau Meng Optimalkan Modal, Jadi untuk perkara mengembalikan modal itu banyak caranya, yaitu salah satunya yang saya ceritakan disini.

Tersebutlah ibu Ratmi, beliau adalah orang etnis China yang pendidikan Belanda umur lebih dari 80 tahun tapi masih sehat, turun ke tambak pun masih kuat..

Beliau pernah hidup di Amerika, usaha peternakan disana, kemudian kembali ke Indonesia, namun anakknya tetap tinggal di Amerika lulusan Farmasi. Anak gadis bungsu ini rencana mau pulang ke Indonesia dan minta dibuatkan sebuah rumah sakit di Surabaya.. wooowww… Tentu papa mamanya mendukung, maka dibangunlah sebuah rumah sakit besar di daerah siwalankerto (petra) Surabaya.

Pada tahun 1995 dibangunlah rumah sakit itu dengan peletakan pondasi dengan batu kali dan beberapa sloop beton paku bumi.. pondasi semua fasilitas gedung dibangun, justru yang menjadi fokus utama adalah ruang rawat inap yang yang rencananya 3 lantai, ruang bedah, ruang laborat, ruang apotik, ruang admin, ruang WC, ruang poliklinik dll
Pada tahun 1996 mulai membangun diding dinding semua ruangan..
Pada tahun 1997 mulai memasang jendela dan pintu.. yaahhh semua pekerjaan tinggal 35% saja waktu itu…

Datanglah krisis moneter padatahun 1997.. harga harga melambung 2 kali bahkan 3 kali lipat, pembangunan rumah sakit terhenti karena tidak ada dana untuk membangunnya kembali dan akhirnya mangkrak (seperti Hambalang sport centernya presiden SBY) sampai sekarang tahun 2017..

Sebentar belum akan saya teruskan cerita ini…
saya ulang.. Pada tahun 1995 adakah uang yang masuk..? tidak ada bro… bahkan pada tahun 1996 dan tahun 1997 tidak ada uang yang masuk bahkan Rp 1000 pun tidak ada… karena itu pada tahun 1997, uang seketika habis saat harga-harga melambung 3 kali lipat..

Nyimpang sedikit.. mau tanya
Kalo bro/sis mau bikin kompleks perumahan (real estate) dengan grand design meembangun 500 unit rumah, apa yang bro/sis lakukan..??
A. Mebangun 500 unit rumah itu sampai selesai dulu, baru kemudian memulai menjualnya…? atau
B. Mebangun 10 unit dulu baru dijual.. bangun 10 unit rumah lagi baru jual dst sehingga suatu saat sampai dengan 500 unit rumah…

Mana yang membebani modal..? A atau B
Mana yang lebih cepat memberikan pendapatan..? A atau B

Yang dilakukan oleh bu RAtmi dari Bratang Binangun Surabaya tsb adalah A…

Ratmi :’ Aduuuhhhhhh Vdi… kamu kog baru ngomong sekarang,,,,.!!”
Saya :’ Lahhh..? kenalnya saja baru tiga bulan lalu gimana tante Rat..?”

Pada kasus membangun rumah sakit tadi, yang dibangun pertama kali sebenarnya adalah POLIKLINIK dan Apotik.. rawat inapnya..? ya nanti saja tunggu kalao ada uang.. yang penting sudah ada pemasukan uang bisa diputar lagi, apotik sudah berdiri, anaknya bu RAtmi sudah bisa sibuk…

RAtmi :’ Maksudku segara jadiu dan langsung bisa operasional…”
Saya :; Kalo sudah jadi lengkap begitu apa berarti langsung ada pemasukkan.. pasien langsung ada..?? faktanya ada rumah sakit berdiri tapi sepi peminat…!!”

Kalo sepi begitu apa gak tambah repot, modal yang masuk terlanjur besar dan Hutang semua.. apa tambah gak pusingggg..???

Dengan dibangun poliklinik dulu, pasien mulai dari sedikit gak masalah, Nah justru setelah 3 tahun kemudian berdirilah rawat inap, maka masyarakat sudah mengenal dan terbiasa berobat di situ… ya anggap saja 3 tahun pertama adalah sebuah usaha memarketingkan rumah sakit supaya menjadi ramai, tapi kan pemasukkan sudah ada, Otomatis modal bisa mutar mutar lagi lah..

Semoga tulisan saya membuat Anda ter Inspirasi..

Cara CEPAT BALIK MODAL usaha
Cara mengatur strategi Permodalan
Startegi menyususn anggaran
Startegi menyusun permodalan

Advertisements