Berita Dari Timor Leste

Situs berita timoroman.com adalah situs berita terlengkap, mau traveling, politik, ekonomi semua ada…

Timor Leste / Timor Timur
Timor Timur dijajah oleh Portugal pada abad ke-16, dan dikenal sebagai Timor Portugis sampai dekolonisasi. Pada akhir 1975, Timor Leste mendeklarasikan kemerdekaannya, tetapi kemudian tahun itu diserang dan diduduki oleh Indonesia dan dinyatakan provinsi ke-27 di Indonesia pada tahun berikutnya. Pada tahun 1999, menyusul tindakan PBB yang disponsori penentuan nasib sendiri, Indonesia melepaskan kontrol wilayah dan Timor Timur menjadi negara berdaulat baru pertama abad ke-21 pada 20 Mei 2002. Timor Timur adalah salah satu dari hanya dua negara yang mayoritas Katolik Roma di Asia Timur, yang lainnya adalah Filipina.

Sejarah
Diyakini bahwa keturunan berasal dari tiga gelombang migrasi di Timor Timur. Yang pertama adalah terkait dengan kelompok-kelompok pribumi Australoid utama New Guinea dan Australia, dan tiba sebelum 40.000 tahun yang lalu. Sekitar 3000 SM, Austronesia bermigrasi ke Timor, dan dianggap terkait dengan pembangunan pertanian di pulau. Ketiga, proto-Melayu tiba dari Cina selatan dan utara Indochina [11] Sebelum Timor kolonialisme. Termasuk dalam jaringan perdagangan Cina dan India, berada di abad ke-14 eksportir cendana aromatik, budak, madu dan lilin. Awal laporan penjelajah Eropa bahwa pulau memiliki sejumlah chiefdom kecil atau princedoms di awal abad 16.

Timor Portugis (1935-1975) mendirikan pos-pos Portugis di Timor dan Maluku. Pendudukan Eropa Efektif sebagian kecil dari wilayah itu dimulai pada 1769, ketika kota Dili didirikan dan koloni Timor Portugis menyatakan sebuah perbatasan definitif antara bagian barat yang dijajah Belanda dan bagian timur yangg dijajah Portugis, oleh Perjanjian Den Haag tahun 1914.

Bagi Portugis, Timor Timur tetap sedikit lebih dari sebuah pos perdagangan yang ter abaikan sampai akhir abad kesembilan belas, dengan investasi minimal dalam infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan. Tanaman Cendana tetap merupakan tanaman ekspor utama, dan ekspor kopi yang makin lama menjadi signifikan dalam pertengahan abad kesembilan belas. Kemudian pemerintahan Portugis yang berkuasa mulai bertindak brutal dan eksploitatif.

Pada awal abad kedua puluh, ekonomi Portugal goyah, kemudian memutuskan untuk mengekstrak kekayaan yang lebih besar dari jajahannya, yang kemudian terjadi perlawanan Timor. Selama Perang Dunia II, Dili sempat diduduki Jepang, dan dari pegunungan pasukan Sekutu dan relawan Timor melawan Jepang dengan cara gerilya, perjuangan mengakibatkan kematian antara 40.000 dan 70.000 orang Timor. Setelah perang, Portugis memegang kembali kontrol terhadap Timor.

Sebuah perang saudara antara pendukung partai politik Timor-Leste, Fretilin dan UDT, pecah pada tahun 1975 sebagai UDT mencoba mengkudeta Fretilin yang meminta bantuan bantuan militer kepada Portugis.
Pemerintah Indonesia takut bila ada negara komunis independen dalam kepulauan Indonesia, dan pada puncak Perang Dingin, pemerintah Barat yang mendukung posisi Indonesia. Militer Indonesia melancarkan invasi besar-besaran dari Timor Timur pada bulan Desember 1975. Indonesia menyatakan Timor Timur sebagai provinsi ke-27 pada tanggal 17 Juli 1976 Dewan Keamanan PBB menentang invasi dan status nominal wilayah di PBB tetap “wilayah non-pemerintahan sendiri di bawah Portugis administrasi.”.
Demonstrasi untuk kemerdekaan dari Indonesia.

Setelah pengunduran diri Presiden Indonesia Soeharto, perjanjian yang disponsori PBB antara Indonesia dan Portugal diperbolehkan untuk diawasi PBB referendum pada bulan Agustus 1999. Suara yang jelas yang dihasilkan untuk kemerdekaan bertemu dengan kampanye hukuman kekerasan oleh Timor milisi pro-integrasi dengan dukungan dari elemen militer Indonesia. Sebuah Australia-internasional pimpinan pasukan penjaga perdamaian, INTERFET, dikirim (dengan izin Indonesia) sampai pesanan dipulihkan. Pemerintahan Timor Timur diambil alih oleh PBB melalui Administrasi Transisi PBB di Timor Timur (UNTAET) pada bulan Oktober 1999. [20] Penyebaran INTERFET berakhir pada bulan Februari 2000 dengan transfer komando militer untuk PBB. [21] Timor Timur merdeka diresmikan pada tanggal 20 Mei 2002 dengan Xanana Gusmão dilantik sebagai presiden pertama negara itu. Timor Leste menjadi anggota PBB pada tanggal 27 September 2002.

Untuk sejarah yang lebih lengkap lagi dan memantau perkembangan Timor Leste / Timor Lorosa’e sebaiknya klik saja berita timor leste

Advertisements