MODAL DAN PILIHAN BISNIS

Pagi itu, meskipun saya baru saja mandi dan ruangan yang saya tempati ini ber AC, namun badan saya tetap terasa panas..

Saya melihat dada (paru-paru) sebelah kanan ayah saya dilobangi dengan diameter 5 cm, kemudian dari lobang itu dimasukkan sebuah slang putih bening sepanjang 2 meter, ujung selang yang lain dimasukkan ke tabung bening diameter 20cm, tinggi 30 cm.Tabung bening itulah tempat penampungan cairan yang keluar dari paru2 ayah saya, cairan itu kira-kira 250cc.

drSpecParu2 :”Bapak terkena paru-paru basah (istilah awam untuk paru2 yang ada cairannya)”
Saya :”Dok, apa sudah termasuk CPOD (paru-paru kaku tdk elastis) ?”
drSpecParu2 :”Hasil foto tadi pagi menunjukkan paru2 belum bisa berkembang, namun belum tentu CPOD, mungkin masih terganjal cairan itu”
Saya :”Tapi cairannya sedikit.. sudah habis.., artinya tidak ada cairan yang mengganjal paru2 untuk berkembang..”
drSpecParu2 :”Hmm.. nanti pak.. akan saya pasang mesin penyedot cairan paru paru, mungkin setelah disedot nanti cairannya bisa keluar..”
Saya :”Kalau setelah disedot, ternyata cairannya tdk keluar lagi.. apa CPOD ?”
drSpecParu :”Kita coba dulu ya.. karena hasil fotonya seperti itu pak. sambil menunggu hasil culture (untuk membuktikan kuman apa yang ada dlm paru2)”

Kepala saya tambah pening, capek, kemudian saya rebahan di kursi ruang tunggu dan tertidur. Kepala saya terasa berputar dan berbagai macam suara masuk dalam otak saya..
“Passwordnya solusibisnismu.wordpress.com apa ya..? kog lupa..?..!!”
“Kita coba dulu, kita coba lagi, kalau berhasil ayah sembuh..”
“Ayah butuh albumin.. lihat kakinya bengkak, kalau dipencet, bekas lekukannya tidak bisa kembali lagi..”
“Papa.. mama sekarang lagi di UGD Rs RKZ….”

“Albumin 1,5 juta/botol, ayah butuh 1 botol, tiap hari..”
“Usaha itu ibarat mandi, masuk kamar mandi, eee.. kelupaan bawa sabun, ya keluar ambil sabun, loh… lupa bawa handuk.. ya keluar lagi bawa handuk dst”
“Apa bapak dulu perokok..? merokok bisa sebabkan CPOD..!!”
“Masih jauh pak.. naik lagi kira-kira 2 Km, terus belok kiri.. itu sawahnya pak Rudi.. ditengah sawahnya ada hotel Shangrila..?”
“Hah..??. di sawahnya ada Hotel Shangrila…???”

Ketika mata saya terbuka.. samar samar terlihat ada beberapa orang ikut duduk-duduk.. kemudian kami terlibat pembicaraan ngalor ngidul tapi intinya adalah seperti ini..:

TemanAyah : “Mas.. klo tidak punya uang, bisa gak ya kita punya bisnis…?”
Saya :”Artinya gak punya uang.? pinjam gak bisa..? gak punya jaminan.. ? sama sekali tidak punya uang ? bisa saja..mengapa tidak.?”
Mrx :”Terus bisnis apa ..?
Saya :”Bisnis jasa… asal bukan Busyness klo yang ini namanya “pengacara” pengangguran banyak acara.. ha.. ha…”

Tergantung skillnya, klo cuma otot.. ya jual ototnya saja.. mulai dari kuli, tk becak dll, klo ototnya itu di tangan Barbick juara dunia tinju kelas berat, woww hasilnya miliaran.. luar biasa bukan..?, klo ada kepintaran (otak), bisa sebagai konsultan keuangan (jual asuransi). OOo bisa juga jadi konsultan bisnis.. ha.. ha.. ini banyak uangnya bukan ? Jadi klo mau bisnis tanpa modal, ya bisnis jasa saja.. itu sudah pasti.., namun bukan berarti bahwa bisnis jasa tidak bisa menghasilkan uang.. bisa jadi malah uangnya sangat banyak, Tukul dll adalah buktinya..

Hmmm.. sebetulnya kita ini sudah punya modal meskipun tidak dalam bentuk uang, sebab tubuh kita ini adalah modal loh.. coba jempol tangan dipotong dan ditawar 1 juta mau..? pasti tidak mau.. ! coba matanya di ambil satu saja, kemudian dibeli 2 juta mau..? pasti tidak mau..! apalagi klo anunya mau diambil ha.. ha… dibayar 100 juta pun pasti gak mau kan..! jadi seluruh tubuh kita ini, sebenarnya sudah ada nilai uanngnya dan jumlahnya miliaran rupiah… jadi aslinya gak punya uangpun kita mestinya sudah harus kudu wajib bisa bisnis..

TemanAyah :”Klo punya uang tapi tidak banyak.. ya semisal sekitar 10 jutaan”
Saya :”Ya.. pilihan jadi semakin banyak kan..? mau meneruskan bisnis jasa juga bisa.., mo jadi agen atau distributor juga bisa, misal buat beli barang untuk kemudian dijual lagi.. seperti bakul sayur keliling, modal 10 juta sdh termasuk sepeda motor sama rombong.., keliling seharian bisa dapat laba bersih Rp 150 ribu, bener ini.. di Surabaya seperti ini loh…, klo Anda punya uang miliaran bisa jadi distributornya Pertamini, Shell dll…”

Enaknya jadi distributor adalah :
1. Tidak perlu mikirin produksi.. :
– Jadi yang dipikirkan hanya fokus pada penjualan saja., bahkan promosipun kadang-kadang tidak, karena biasanya promosi dikerjakan oleh principal.. seperti bakul sayur, dia hanya fokus pada penjualan, dia gak perlu mikirin musim hujan atau tidak, hama wereng ganas atau tidak dll, yang dia tahu cuma beli sayur kemudian dijual ke kompleks perumahan..
2. Modal tidak perlu banyak :
– Modal uang hanya digunakan untuk kulakan saja.. tapi klo mo ngurusi produksi ? woooo. enam bulan lalu saya mencoba menanam melon di Lebo Sidoarjo setelah saya hitung-hitung habis 16 juta., hanya untuk pupuk sama obat hama saja belum sewa tanah dan resiko gagal panen.. (next post akan saya tulis pahit manisnya Agribinis…OK ?), klo distributor cukup kulakan saja, tinggal membeli buah yang bagus-bagus saja.. yang buahnya jelek gak usah dibeli.. ha.. ha..
3. Tidak perlu SDM yang banyak
4. Dll, hayo cari sendiri yah..

Mrx :”Klo punya banyak uang.. misal 1 M?”
Saya :”Tentu pilihannya semakin banyak pak.. bisa jasa.. bisa distributor, bisa juga menjadi principalnya…”

Principal tidak harus memproduksi bukan..? contoh saya mau membuat handphone dengan merek Miyagi, untuk Video saya belikan dari sony, penguat signal dari Sagem, baterai dari Philips, Audio dari Kardon dan seterusnya, maka handphone merek Miyagi ini terbuat dari sekumpulan periperal terbaik, hmm… mungkin harganya bisa lebih mahal dari Sony, Philips atau Sagem itu sendiri.. Saya pernah bongkar produk elektronik merk JVC, loh.. ternyata isinya macam-macam.. tapi terbuat dari sekumpulan periperal yang terbaik, pantas harganya mahal.. ha.. ha…

Enaknya menjadi prinsipal :
1. Tidak perlu investasi diproduksi (pabrik) hulu, cukup bermodalkan konsep produk (blue print) saja, terus produksinya bisa ditenderkan ke perusahaan lain..
2. Modal yang ada di fokuskan pada pemasaran.. Ini loh seperti perusahaan MLM betul ? hampir semua perusahaan MLM adalah principal saja.. ha.. ha.., produksi juga enggak, cuma impor atau cari produk lokal, kemudian di jual.. gitu doang.. MLM hanya fokus pada sistem pemasaran dan distribusi.. Eee dengar-dengar untuk mendapatkan ijin MLM yang betulan, SIUPL yang asli nih.. maka perusahaan MLM harus punya dana nganggur di Bank sebanyak 500 juta. wuii semoga MLM semakin maju di Indonesia sama seperti di Jepang.
3. Otomatis punya merek sendiri..kebijakan promosi termasuk harga bisa kita tentukan sendiri..
4. Dll, hayo cari sendiri yah..

Mrx :”Klo punya uang super banyak..?
Saya :”Ya bisa untuk semuanya.. mulai dari produksi, principal, distribusi plus jasanya sekalian dimasukkan disitu..di Indonesia banyak loh perusahaann hulu hilir, pemiliknya satu tapi perusahaanya dipecah, yang bagian hilir ada, bagian tengah ada, bagian hulunya ada, bahkan pendukung bisnisnya juga ada, contohnya..pabrik kartonnya punya, pabrik botol plastiknya punya, ladangnya punya sendiri, pengolahan produknya juga ada, distribusinya juga di urus sendiri.. plus juga punya Bank.. wah… itu adalah mimpi saya, mimpi Anda dan mimpi kita semua bukan…?”

Tiba-tiba perut lapar, kemudian saya minta ijin untuk makan minum dikantin.. Loh… ternyata ada bencana hebat… saya turut berduka atas terjadinya musibah di Miyagi Jepang, Untuk semuanya saja baik WNI maupun WNJ, semoga yang meninggal diterima di sisiNYA dan yang masih hidup segera diberikan pemulihan secepat-cepatnya dalam kehidupannya.. Amin

Dan akhirnya password solsusibisnismu.wp ketemu..

Semoga tulisan saya membuat Anda ter Inspirasi

Advertisements

3 comments on “MODAL DAN PILIHAN BISNIS

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s