Kelemahan Dalam Bisnis Keluarga

Anda ingin mendirikan perusahaan keluarga..?, maka tulisan ini bisa Anda renungkan benar atau tidaknya..

Saya pernah membantu beberapa perusahaan keluarga, dan ternyata keduanya punya ciri yang sama..!!, atmosfer perusahaan keluarga ini langsung tercium saat saya masuk..

Saya tidak mengatakan perusahaan keluarga jelek.., saya ingin punya juga loh, sebuah perusahaan besar yang bisa saya kelola dan saya wariskan kepada anak-anak saya.. Kemudian banyak juga keluarga yang sukses dan besar.. Perusahaan keluarga tidak ada masalah pengelolaannya baik..

Nah berikut ini adalah beberapa tindakan yang kurang pas yang di lakukan oleh kedua perusahaan keluarga itu..!
1. Penempatan personel bukan berdasarkan Right Man Right Place.. namun berdasarkan asal tunjuk atau bahkan bedasarkan ke inginan yang bersangkutan.. “Kamu mau posisi mana.., suka-suka kamulah.. saya kan yang punya perusahaan ini..”, penunjukkan  semacam ini mempunyai kelemahan :
a. Tidak sesuai dengan kecakapan, mungkin bisa dibawah atau mungkin malah di atas standar kecakapan yang diminta, yang repot adalah kalau pas dibawah standar kecakapan yang diminta,  coba kalau ini bukan perusahaan keluarga, Anda langsung minta ditempatkan sebagai manager keuangan.. apa ya bisa..? lalu mestinya bagaimana..? meskipun itu saudara atau bukan lakukan test sebelum penempatan.
b. Penunjukan yang langsung menempati posisi atas, tidak membina karir mulai bawah, menyebabkan kurangnya pemahaman atau kepekaan  terhadap tugas, pekerjaan, seluk beluknya, tantangan dan suka duka bawahannya, sehingga ketika memberikan kebijaksanaan sering kali tidak pas dengan kondisi sehari-harinya. Kesulitan yang lain adalah dalam melakukan pembinaan terutama pembinaan teknis di lapangan.. meskipun pada akhirnya bisa juga setelah melalui berbagai adaptasi,  namun sudah memakan korban…
2. Sulit mendelegasikan.. kejadiannya demikian…
a. Pak Harjo waktu membangun usahanya dulu bekerja sendirian.., merancang sistem bisnis sendirian.., memasarkan sendirian.., negosiasi sendirian.., semuanya sendirian.., Nah setelah perusahaan menjadi besar memang terjadi rekrutment karyawan sana-sini.. Namun karena sudah terbiasa bekerja sendirian maka kejadiannya adalah
– Tidak segera didelegasikan, tidak segera sadar kalau sekarang saatnya bekerja dalam tim.. sehingga semua keputusan bergantung kepadanya sehingga terjadi “bottle neck”, seperti galon air mineral itu, dibawah menggelembung namun penyalurannya sempit mengerucut hanya pada satu figur.. akibatnya semua karyawan menganggur.. hanya demi menunggu keputusan sang Bos yang tidak kunjung datang.. sementara Bos yang ditunggu keputusannya malah masih sibuk dengan pekerjaannya sendiri..
– Segala cara kerja dan polanya disamakan dengan dirinya.. jadi kalau pak Harjo biasa bekerja sampai jam 21 malam.. maka karyawan dituntut kerja sampai jam 21 malam juga… (Hmmm gajinya di naikkan 3x lipat dong…)
b. Mula-mula pak Harjo memberikan contoh yang baik.. namun lama kelamaaan lupa kalau mestinya bisa melakukan brain storming dst, lebih parah lagi si Bos (yang mana anggota keluarga) malah bersaing dengan karyawannya.
3. Konflig kepentingan.. kejadiannnya demikian..
– Salah satu keluarga menempati posisi Administrasi gudang.. Sementara posisi penjualan dipegang oleh orang lain,  maka saat ada konflig.. ya mau gak mau yang di posisi penjualan mengalah. Sang Owner mengatakan “Keluarga saya ini benar dan  saya tidak ada konflig kepentingan”. Sementara orang lain, teman lamanya, mitra supliernya, mitra usahanya, karyawannya dan pelanggannya mengatakan “Lah ya itu loh pak..!!  itu namanya konflig kepentingan..!!”
– Yang menempati posisi Administrasi gudang dan penjualan sama-sama anggota keluarga maka ketika ada konflig, maka konflig ini tidak bisa diselesaikan.
– Dengan adanya kejadian di atas membuat sulit untuk menegakkan peraturan.

Sebenarnya masih banyak lagi seperti “semua pekerjaan dan jabatan dikuasai oleh seorang saja” dst, namun biasanya berhubungan dengan masalah ke HRD an, nah para HRD perusahaan keluarga semacam ini biasanya sring stress..

Semoga tulisan saya membuat Anda ter Inspirasi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s