Beri Contoh Positioning in Marketing Malah Dibilang Banci

Saya dengan beberapa teman trainer sedang memberikan pelatihan ” meningkatkan daya saing “, salah satu teman saya membawakan materi ” pentingnya positioning in marketing “ untuk membidik cerug pasar (next post). karena peserta pelatihan banyak yang mengantuk maka panitia memberikan beberapa exercise.


foto diambil dari http://www.indowebster.web.id

Apa karena exercisenya itu seru atau karena saya yang kurang olahraga… yang jelas malam harinya saya sakit pinggang dan sakit otot perut (terasa nyeri sekali), ketawa sedikit saja sudah sakit. Malam itu juga panitia dan beberapa peserta mengantar saya untuk cari obat.
Saya bilang gak usah ke dokter ke warung dekat sini aja.
“Pak ada obat anti nyeri gak..?, untuk sakit pinggang….?” tanya saya kepada pemilik warung obat pinggir jalan.
“Gak ada pak… habis….!” jawab pemilik warung
“Bapak punya obat apa saja…?
“Ya ini.. pak silakan dilihat sendiri..!”
Nah.. itu dia, ternyata di warung bapak penjual obat tadi ada F*minax (biasa digunakan untuk nyeri haid/menstruasi)
“Pak saya beli F*minax ini pak… sekalian 1 gelas aq*a.. mau saya minum sekarang.. saya sudah gak kuat…!!”.
“Loh pak..!! jangan pak… ini untuk perempuan datang bulan….!!”
“Ya ga papalah.. sudahlah pak.. gak usah risau…!!”
“Pak.. pak… tapi saya gak mau tanggung jawab lo..!!”
F*minax itu langsung saya telan gelk.. gelk.. lega rasanya…..
“Sudah pak.. saya pulang.. , pak terimakasih obatnya….!”
penjual obat tadi hanya melonggo melihat saya..
waktu pulang ke hotel, semua penumpang yang ada di mobil pada diem semua… ada apa nih….?
akhirnya salah seorang peserta nyeletuk setengah bercanda…
“Pak.. bapak pria tulen kan…?”
“Lah… bapak kira saya banci apa…? ha.. ha.. silakan di test DNA anak saya pak.. ha.. ha…”
“Loh tadi bapak minum F*minax, itukan untuk perempuan datang bulan pak…?”

Itulah kekuatan positioning, sebenarnya isi dari F*minax adalah paracetamol sama dengan b*ogesic, p*nadol dll, namun kalau F*minax di pasarkan sebagai obat sakit kepala maka pesaingnya jadi banyak, ada b*ogesic, p*nadol, par*mex dll, nah supaya F*miniax ini tidak punya pesaing maka dimasukkan ke cerug pasar khusus pereda nyeri haid, otomatis F*minak jadi pemain tunggal disini..

“Pak saya baru ngerti sekarang… tadi sih sudah dijelaskan tapi gak sampai sejauh ini pengertiaannya, terimaksih penjelasannya pak.. sekalian tadi minta maaf..”

“ya gak masalah pak.. wong saya sudah puluhan tahun gak haid..”
satu mobil langsung ketawa bersama “ha… ha…. ha…”

Namun positionong belum tentu selalu ampuh.. kadang malah merugikan.. kita harus benar-benar cermat…

Semoga tulisan saya membuat Anda ter Inspirasi

Advertisements

6 comments on “Beri Contoh Positioning in Marketing Malah Dibilang Banci

  1. keren deh…saya baru belajar tentang positioning dan hampir semua dosen juga ngasi contoh seperti bapak… haha… jangan2 dosen saya tau dari situs ini.. hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s