Cara Meyakinkan Pembeli Konsumen atau Calon Istri ?

How To Convince Consumers or Buyer ?
Saat menjual.. setelah memperkenalkan manfaat, harga, cara pakai dan lain-lain dari barang atau jasa yang dijual, ada sebagian pembeli/konsumen yang bisa langsung membeli saat itu juga, namun sebagian masih ada yang menunda untuk membeli.. masih muter-muter.. Sering kali kita menilai orang ini main-main, jadi enggak sih investasi..? jadi enggak sih membeli..? mengapa dari tadi muter-muter terus..?

Berdasarkan pengalaman saya pribadi.. memang ada yang main-main namun ada juga yang serius.. untuk mengetahuinya bisa bisa dilihat dari bahasa tubuhnya
(lihat di sini)
, ada juga teknik lain tunggu aja post berikutnya..

Setelah dideteksi/dianalisa dengan bahasa tubuh atau dengan teknik lainnya.. ternyata menunjukan bahwa orang ini sebenarnya niat ingin membeli, niat ingin berinvestasi. namun mengapa tidak langsung menutup penjualan..? Sebenarnya kalau dicermati, komentar-komentar yang diungkapkan oleh pembeli atau konsumen bisa dikelompokan menjadi beberapa bagian (apa saja..? tunggu ya..?), salah satunya adalah : tidak yakin atau ragu dengan apa yang sudah kita bicarakan..

Contoh kalimat tidak yakin yang mungkin terlontar dari calon pembeli sebagai berikut..:
- Ini benar to mbak bisa sekali bilas..?
- Bagaimana mungkin bisa lebih irit.., sepeda motor ini CCnya kan besar.. ?
- Yang beli sudah banyak belum..? komentar yang sudah beli bagaimana..?
- Harganya kog murah..?
dan masih banyak lagi, silakan cari sendiri ya..!

Untuk mengatasi keraguan dan ketidak percayaan dari pembeli atau pelanggan adalah dengan cara :
Continue reading