Cara Menghitung Titik Impas, Balik Modal

Mestinya sudah banyak orang yang mengetahui cara menghitung titik impas, tapi nyatanya ketika saya berkunjungan ke daerah selalu ada pertanyaan “pak bagaimana cara menghitung titik impas atau pak kapan ya.. bisa balik modal ?”, bahkan ada salah satu BOS perusahaan yang omsetnya 2 M/bulan, masih menayakan bagaimana cara menghitung titik impas ketika akan memutuskan untuk membeli gudang baru yang harganya 2M..!

Diselesaikan dengan metode simulasi yang paling sederhana… hmmm ini adalah metode yang paling saya sukai..ha.. ha… Beda kan dengan artikel-artikel yang lain…? klo masih sama.. aduh.. minta maaf deh…, lihat tabel 1.

Catatan :
1. Untuk memprediksi jumlah gelas yang laku bisa dihitung dengan peramalan time series contohnya klik aja disini
2. Usaha ini baru bisa balik modal setelah 3 bulan berjalan, yaitu saat akumulasi penerimaan lebih besar dengan akumulasi pengeluaran, yaitu pada bulan April.
3. Untuk selanjutnya, asalkan omset atau penjualan tidak kurang dari 1.000.000/1.500= 666,6 atau 667 gelas, maka usaha ini tidak akan rugi (1.000.000=gaji pegawai, 1.500=keuntungan pergelas),

Seandainya… Bila jumlah menu ditambah 1 lagi, misal jus apel, harga sebuah apel Rp. 2.000,- bisa untuk 3 gelas, dengan harga jual yang berbeda yaitu Rp.2.500,- ,bagaimana hasilnya..? atau untuk Bapak BOS yang akan membeli gudang 2 M, padahal produknya yang dijual sangat banyak (distributor kosmetik), kemudian penjualannya tidak pasti.. ada naik turunnya dan ada kendala minimal jumlah order ke pabrik dan keterbatasan luas gudang.. lalu bagaimana menghitungnya..?

Tentunya untuk hal-hal yang komplek, kita memerlukan metode matematika yang lebih Advance seperti linier programing atau model simulasi yang menggunakan komputer, Hmmm btw ada seorang master coacher bisnis (lulusan Australia nih..) yang konsep bisnisnya jauh diatas saya, begitu kena hitungan yang seperti ini langsung beliaunya menunjuk ke saya.. “beliau yang dibelakang itu tuh.. jago hitungan..!!” ha… ha.. wah nyombong nih…

Uupss.. hampir kelupaan.. untuk bapak BOS yang akan membeli gudang seharga 2 M tadi, ternyata setelah dihitung-hitung balik modalnya membutuhkan waktu lebih dari 2 tahun..!! AWAS HATI_HATI…, untuk semua saja yang balik modalnya lama (2 tahun lebih) perlu pertimbangan yang lebih matang karena
1. Dalam kurun waktu tersebut bisa saja terjadi kenaikkan BBM, kenaikan listrik, kenaikan UMR dll
2. Terjadi perubahan trend.. seperti teman saya ketika membeli laptop pentium III dalam jumlah yang banyak, ehem.. ternyata trend berubah sangat cepat ke core two duo.
3. Dan lain-lain… wah mohon maaf saya ngantuk nih.. eeit.. jam 3 pagi.. gak terasa ya… next post saya tambah lagi.. untung besok libur ha.. ha..

Semoga tulisan saya dapat membuat Anda ter Inspirasi..

About these ads

10 comments on “Cara Menghitung Titik Impas, Balik Modal

    • wee.. bru tahu ada komen masuk nih.. sori berat.. sibuk ngajari anak anak. persiapan test he.. he, Prinsipnya untuk semua bisnis cari variabel pemasukkan dan pengeluaran.. sebanyak-banyaknya, karena masing-masing orang bisa berbeda variablenya.. haaahhh bisa beda..? iya bisa beda.. contoh saya selalu memasukkan resiko (gempa bumi, banjir dll) sebagai variabel pengeluaran probalistik, ada yang tidak memasukkan variabel ini karena sifatnya probalistik, jadi susah menghitungnya kali..? jadi terserah Anda.. kemudian simulasikan semua variabel pemasukkan dan pengeluaran itu dalam setahun, dua tahun atau tiga tahun dst sampai ketemu BEPnya dst.. Semoga bisa plong.. OK ..?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s